Operasi Pasar di Ngawi Belum Mampu Tekan Harga Minyak Goreng

Fatihah Ibnu Fiqri5 Maret 2022 | 15:19

Operasi pasar minyak goreng yang digelar Pemkab Ngawi dengan 1.200 liter migor, Jumat (5/3/2022)

Ngawi (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus melakukan intervensi terhadap tingginya harga minyak goreng di pasaran. Namun, upaya tersebut dinilai masih belum efektif karena harga minyak goreng di pasaran masih Rp 18.000 per liter dari harga yang dikehendaki pemerintah, yakni satu harga Rp 14.000 per liter.

Terhitung sudah tiga kali pemkab setempat melakukan operasi pasar minyak goreng. Namun, pedagang minyak goreng di pasar tradisional, salah satunya di Pasar Besar Ngawi masih menjual dengan harga Rp 18.000. Selain harga yang masih tinggi, pedagang juga mengaku kesulitan mendapatkan barang. Jika pasokan dari sitributor aman, maka pedagang bisa menjual dengan harga yang sudah ditentukan pemerintah.

Operasi pasar minyak goreng yang digelar Pemkab Ngawi dengan 1.200 liter migor, Jumat (5/3/2022)

”Kalau pedagang dipermudah dalam mendapatkan minyak goreng, mungkin kami bisa jual dengan harga Rp 14.000 per liter. Karena, saat ini kan ribuan liter digunakan untuk operasi pasar dan dijual labgsung ke masyarakat, jadi apa daya, karena kami dapatnya susah, harganya mahal, kami hanya bisa menjual dengan harga Rp 18.000 per liter,” kata Sunarti, pedagang Pasar Besar Ngawi, Sabtu (5/4/2022).

[berita-terkait number=”4″ tag=”minyak-goreng”]

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Yusuf Rosyadi mengungkapkan jika operasi pasar justru akan terus dilakukan hingga ke tingkat pasar desa. Harga minyak goreng masih tinggi sehingga pihaknya akan bekerja sama dengan distributor untuk memastikan stok hingga proses distribusi ke pedagang pasar. Dirinya berharap penerapan satu harga bisa segera diwujudkan.

”Karena kalau saat ini kan.mayoritas masih jual dengan harga di atas Rp 14.000 per liter karena waktu kulakan masih diatas harga itu juga. Kami pastikan kalau stok untuk pedagang juga aman, sehingga mereka bisa jual dengan harga yang sama sesuai peraturan pemerintah pusat,” kata Yusuf, Sabtu (5/3/2022). [fiq/but]

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai